Salah satu hal paling keren untuk dilakukan di rumah adalah membaca cerita. Beberapa orang lebih suka menonton film atau jaringan. Mereka yang suka berimajinasi biasanya membaca cerita ini. Saat Kalian membacanya, Kalian bisa membayangkan para pahlawan dalam cerita tersebut.

Selain hiburan, cerita biasanya berupa panel atau bahkan ulasan sosial yang ditulis oleh pengarang. Bahkan ada cerita yang secara khusus ditulis untuk mengkritik sistem sosial palsu. Seperti lima cerita lagi yang penuh kritik sosial.

1. Game lapar
Kompetisi cerita pendek Suzanne Collins ini sangat populer. Ia bahkan membintangi film bersama Jennifer Lawrence. Drama ini bercerita tentang perjuangan Katniss Everdeen untuk bertahan hidup di Distrik 12. Selain itu, harus terlibat dalam permainan maut yang diajukan oleh pemerintah.

Drama ini menjelaskan pentingnya revolusi dan revolusi. Suzanne Collins menggambarkan bagaimana orang ditindas oleh pemerintahan massa dan kekuasaan. Belum lagi strategi yang disertakan. Terkadang apa yang terlihat bagus bisa ditusuk dari belakang.

2. Keanekaragaman
Seperti The Hunger Games, cerita baru ini dimaksudkan untuk film. Teks lain oleh Veronica Roth. Drama ini bergenre distopia yang menggambarkan kehidupan manusia di masa depan. Sebaliknya, orang-orang dibagi menjadi beberapa kelompok tertentu. Ketika mereka dibagi menjadi dua kelompok, mereka disebut divergen. Karakter utama buku baru ini sebelum Beatrice adalah salah satunya.

Kalian juga perlu segera memutuskan apakah akan memilih kelompok tertentu atau apakah itu berbeda dan berpotensi mengancam. Drama ini secara tidak langsung mengkritisi adanya perbedaan yang mengarah pada perpecahan. Meski pada dasarnya semua orang sama.

3. Pujian
Lagu kebangsaannya ditulis oleh Ayn Rand dan pertama kali diterbitkan pada tahun 1938. Lagu ini juga bergenre distopia. Lirik lagu berbicara seolah-olah hidup manusia tidak mengenal pikiran. Semuanya harus dilakukan dalam kelompok. Ini membuat orang tidak tahu apa-apa.

Akhirnya ditemukan seorang pria yang berani melanggar aturan saat ini. Seorang pria bernama Equality 7-2521 menginginkan privasi dan kerahasiaan. Dia juga menemukan kata “aku” atau “aku” yang memaksanya untuk menghukumnya atas kejahatan ini. Drama ini membantu untuk memahami pentingnya kepribadian.

4. Kebencian di Sii
Rasisme terhadap ras kulit hitam selalu tanpa akhir. Selama ini mereka masih menghadapi kesalahan. Karya Angie Thomas ini berbicara tentang kritik terhadap tindakan rasis yang berlanjut hingga hari ini. Hate U Give juga telah diadaptasi untuk bioskop.

Drama ini bercerita tentang Starr Carter, yang menyaksikan pembunuhan polisi atas temannya yang tidak bersalah. Setelah kejadian ini, hidup Starr tidak bahagia. Karena dia juga bersekolah di sekolah yang sering berkulit putih. Drama ini sangat populer sekarang, terutama di Amerika.

5. Buku
Pencuri buku tersebut ditulis oleh Markus Zusak dan diterbitkan pada tahun 2005. Karya yang juga direkam adalah semacam cerita fiksi. Sejarah buku kecil ini ditulis selama Perang Dunia II. Pencuri buku berfokus pada gadis Lieser Meminger, yang pindah ke panti asuhan di Jerman.

Lieser menemukan cinta dengan buku-buku yang dicurinya. Namun, hidupnya harus tetap di bawah pemerintahan Sosialis Nasional. Dia mengalami banyak insiden. Karena ayahnya Looga meragukan komunisme berkat persahabatan orang Yahudi, angkatan bersenjata Naasiyiint dicari. Layak membaca drama ini.

Berikut lima kisah kritik sosial Barat. Apakah Kalian sudah membaca akhir dari lima cerita di atas?

Baca Juga : Karena tidak ada rasa syukur, ketujuh buku hebat ini tidak dihargai pada masanya